Cara Membuat Audiogram Podcast dengan Waveform

Berdasarkan studi kami atas 1 juta+ video dari 280.000+ pengguna

Oleh Yao Ming, Founder4 menit baca
Jawaban singkat

Untuk membuat audiogram podcast, upload file audio podcast milikmu atau tempel link YouTube episodenya, pilih potongan 30 sampai 60 detik, lalu minta Otto membuat video dengan gelombang suara yang bergerak mengikuti suara, cover episode, nama pembicara dan subtitle kata per kata yang besar. Pakai warna dari cover, format 9:16, dan judul episode di atas.

Hasil asli dari galeri template Videotto.

Kenapa podcast audio butuh audiogram

Audio murni tidak bisa diposting di TikTok, Reels atau Shorts tanpa visual. Gambar diam dengan audio terlihat seperti video yang macet, sehingga orang langsung scroll. Gelombang suara yang bergerak memberi tanda bahwa ada orang yang sedang bicara, dan subtitle memberi alasan untuk berhenti membaca.

Audiogram juga cara murah untuk mempromosikan episode baru. Satu episode satu jam bisa menghasilkan tiga sampai lima audiogram dari momen terbaiknya, masing masing dengan ajakan mendengarkan episode lengkap.

Format ini juga cocok untuk rekaman kajian, siaran radio komunitas, atau voice note bisnis yang ingin dibagikan sebagai konten. Selama audionya jelas dan isinya menarik, audiogram bisa membawa pendengar baru ke kanalmu.

Yang membentuk tampilannya

ElemenPilihan yang bekerja
Tata letakJudul episode di atas, cover atau foto pembicara di tengah, waveform dan subtitle di bawah
WaveformBatang atau garis yang bergerak mengikuti suara, warna dari cover
SubtitleBesar, kata per kata, kata kunci diberi warna aksen
Nama pembicaraLabel kecil yang berganti saat pembicara berganti
WarnaLatar dari warna dominan cover, teks putih atau hitam yang kontras
PenutupNama podcast dan ajakan mendengarkan episode lengkap

Kalau podcastmu punya dua pembicara, beri warna waveform berbeda untuk masing masing, atau tampilkan dua foto yang bergantian menyala saat orangnya bicara. Penonton jadi tahu siapa yang sedang berbicara tanpa melihat video.

Gaya waveform yang bisa dipilih

Gelombang suara tidak harus berbentuk garis biasa. Pilih yang paling cocok dengan karakter podcastmu.

  • Batang vertikal: batang batang yang naik turun di bawah layar. Paling umum dan paling mudah dibaca.
  • Garis gelombang: satu garis halus yang bergelombang. Terasa tenang, cocok untuk podcast obrolan santai atau kajian.
  • Lingkaran: gelombang melingkari foto pembicara atau cover. Terasa modern dan memusatkan perhatian ke wajah.
  • Titik berdenyut: satu titik besar yang membesar saat suara keras. Minimalis, cocok untuk podcast dengan desain cover yang sederhana.

Memilih potongan yang tepat

Audiogram hanya sebagus potongan audionya. Cari bagian yang bisa berdiri sendiri tanpa konteks episode:

  • Opini yang berani atau pernyataan yang memancing setuju atau tidak setuju.
  • Cerita singkat dengan awal dan akhir yang jelas.
  • Tips praktis yang bisa langsung dipakai pendengar.
  • Momen lucu yang tetap lucu walau tanpa video.

Kamu bisa meminta Otto mencarikan bagian bagian seperti ini dari episode lengkap, lalu memilih yang paling kuat.

Buat dalam 6 langkah

  1. Upload audio atau tempel link. File audio podcast milikmu, atau link YouTube episode di kanalmu.
  2. Pilih potongan. Tentukan sendiri menit dan detiknya, atau minta Otto mencarikan tiga sampai lima momen terbaik.
  3. Upload cover dan foto pembicara. Cover episode untuk warna dan identitas, foto pembicara untuk label.
  4. Atur subtitle. Kata per kata, besar, dengan warna aksen untuk kata kunci.
  5. Tambahkan judul dan penutup. Judul episode di atas, ajakan dengarkan episode lengkap di akhir.
  6. Rapikan audionya. Minta noise dan gema dikurangi supaya suara terdengar bersih di HP.

Prompt yang terbukti jalan

Ganti nama, judul dan warnanya.

Tempel ke Otto
[upload audio podcast saya, atau tempel link YouTube episode saya]
Cari 3 momen paling kuat, masing masing 30 sampai 60 detik, yang bisa dipahami tanpa konteks episode.
Buat audiogram 9:16 untuk setiap momen:
Judul episode "[judul]" di atas. Cover episode [upload cover] di tengah.
Gelombang suara yang bergerak mengikuti suara, warna diambil dari cover.
Subtitle besar kata per kata di bawah, kata kunci warna [warna aksen].
Label nama pembicara "[nama 1]" dan "[nama 2]" berganti sesuai siapa yang bicara.
Bersihkan noise. Penutup: "Dengarkan episode lengkapnya di [platform]".

Versi pendek yang sering dipakai

  • "Gabungkan foto ini dan audio ke dalam video dengan waveform."
  • "Waveform bentuk lingkaran di sekeliling foto pembicara."
  • "Subtitle kata per kata, dua warna, posisi di tengah layar."
  • "Buat versi 1:1 untuk feed Instagram."
Baca: cara mengubah audio jadi video

Kalau kamu ingin audio diisi visual penuh, bukan hanya waveform.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Potongan yang butuh konteks. Kalimat yang merujuk ke "tadi" atau "yang kita bahas sebelumnya" membingungkan penonton baru.
  • Subtitle terlalu kecil. Subtitle adalah isi utama audiogram. Buat besar dan jelas.
  • Waveform yang tidak bergerak sesuai suara. Gelombang harus mengikuti suara yang sebenarnya, bukan animasi acak.
  • Tanpa ajakan. Audiogram adalah promosi. Selalu tutup dengan cara menemukan episode lengkapnya.

FAQ

Apakah bisa dari podcast yang ada videonya?

Bisa, tapi kalau ada video, biasanya klip video dengan subtitle lebih menarik. Audiogram paling berguna untuk podcast yang hanya audio.

Berapa durasi audiogram yang ideal?

Tiga puluh sampai enam puluh detik. Cukup panjang untuk satu ide utuh, cukup pendek untuk ditonton sampai habis.

Bisa memakai foto pembicara yang dihapus latarnya?

Bisa. Upload fotonya dan minta latarnya dihapus, lalu taruh di atas warna dari cover episode.

Bisa dibuat untuk rekaman kajian?

Bisa. Untuk ayat atau istilah bahasa Arab, tulis sendiri teksnya supaya tampil dengan benar, dan pilih gaya yang tenang.

Bisa subtitle dua bahasa?

Bisa. Minta subtitle bahasa Indonesia dengan terjemahan bahasa Inggris di bawahnya untuk menjangkau pendengar yang lebih luas.

Coba di video kamu sendiri

Buat video berikutnya dengan Otto

Ceritakan ke Otto apa yang kamu mau dengan bahasa sehari-hari. Otto memotong, memberi teks, dan menganimasikan videonya untuk kamu.