Editor Video AI untuk Podcaster

Berdasarkan studi kami atas 1 juta+ video dari 280.000+ pengguna

Oleh Yao Ming, Founder4 menit baca
Jawaban singkat

Editor video AI untuk podcaster mengambil episode dari link YouTube atau file upload, memilih momen yang berdiri sendiri, memotongnya jadi klip 9:16 dengan wajah pembicara selalu di frame, lalu menambahkan subtitle otomatis, hook di 3 detik pertama, motion graphics atau B-roll, dan judul serta caption untuk tiap klip.

Hasil asli dari galeri template Videotto.

Apa yang dibuat podcaster

Dari studi kami atas 1M+ video yang dibuat 280.000+ pengguna di Videotto, podcaster paling sering meminta klip pendek dari episode, lalu motion graphics yang memvisualisasikan obrolan, dan subtitle. Topiknya beragam: bisnis dan mindset, keuangan, parenting, kesehatan, komedi, kajian dan obrolan motivasi.

Permintaan yang paling sering muncul dari podcaster Indonesia bukan soal efek, tapi soal wajah: "close up speaker, jangan ada yang miss" dan "semua orang masuk frame." Klip podcast yang bagus terasa seperti duduk di meja yang sama.

5 jenis video dan prompt-nya

Diadaptasi dari permintaan asli podcaster ke Otto. Ganti bagian dalam kurung siku.

1. Klip highlight dari episode penuh

Mulai dari episode lengkap supaya pilihan momennya lebih banyak. Sebutkan jenis momen yang kamu mau: opini kontroversial, cerita pribadi, tips praktis, momen lucu.

Tempel ke Otto
[tempel link YouTube episode]
Temukan klip terbaik di podcast saya. Buat 6 klip, 30 sampai 55 detik.
Isinya bermakna dan mudah dipahami tanpa konteks.
Kamera close up dan mengikuti speaker yang sedang bicara, jangan ada yang miss.
Badan narasumber jangan terpotong aneh.
Hook di 3 detik pertama, subtitle otomatis bahasa Indonesia.
Buatkan judul dan caption untuk tiap klip.

2. Klip cinematic dengan kinetic typography

Gaya "dark premium, cinematic podcast" sangat populer untuk podcast bisnis dan motivasi: teks besar yang beranimasi, B-roll yang relevan, musik yang membangun suasana.

Tempel ke Otto
Edit video ini jadi YouTube Shorts, TikTok dan Instagram Reels.
Terlihat profesional, modern dan cinematic, nuansa dark premium.
Animated kinetic typography untuk kalimat penting.
Subtitle otomatis dalam bahasa Indonesia.
Tambahkan B-roll yang relevan, tapi jangan berlebihan dan jangan menutupi pembicara terlalu lama.

3. Motion graphics yang memvisualisasikan konsep

Saat narasumber menjelaskan strategi, angka atau sejarah, animasi layar penuh yang singkat membantu penonton membayangkan. Kuncinya: muncul, jelaskan, kembali ke wajah.

Tempel ke Otto
Buatkan beberapa klip dengan motion graphics cinematic.
Visualisasikan konsep yang sedang dibahas, tampilkan animasinya full layar sebentar lalu kembali ke pembicara.
Jangan mengganggu suara pembicara. Kembalikan suara asli kalau ada backsound bawaan.
Tambahkan backsound yang mendukung tema, misalnya piano yang tenang.

4. Subtitle ala podcast

Subtitle kata per kata yang menyala saat diucapkan adalah ciri klip podcast. Pilih satu gaya dan pakai di semua klip supaya acaramu dikenali.

Tempel ke Otto
Buat caption ala podcast: teks putih, kata yang sedang diucapkan berubah warna jadi [warna] secara real-time.
Posisi di tengah bawah, tidak menutupi wajah dan tidak terlalu dekat tombol aplikasi.
Koreksi typo dan nama narasumber.
Tambahkan sound effect halus di momen yang menarik.

5. Judul, hook dan caption untuk tiap klip

Klip yang bagus tetap butuh pembungkus. Minta beberapa pilihan hook, karena hook yang tepat sering beda dengan kalimat pertama klip.

Tempel ke Otto
Untuk tiap klip, berikan 3 pilihan teks hook yang bikin orang bertanya-tanya,
1 judul untuk YouTube Shorts, dan caption TikTok yang pendek dengan 3 sampai 5 hashtag.
Taruh hook terpilih sebagai teks di bagian atas selama 3 detik pertama.
Baca: panduan lengkap clipping podcast

Alur lengkap dari episode sampai klip siap upload.

Mengatur frame untuk dua pembicara atau lebih

Podcast biasanya direkam lebar 16:9. Crop tengah ke 9:16 sering memotong orang. Sebutkan pilihanmu di prompt.

PilihanKapan dipakaiCara menulisnya
Ikuti pembicaraObrolan cepat bolak-balik"kamera mengikuti speaker yang bicara"
Semua masuk frameReaksi lawan bicara penting"semua orang di video masuk frame"
Tetap di satu orangJawaban panjang satu narasumber"close up narasumber utama saja"
Pembicara di atasAda teks hook atau grafis di bawah"posisi orang yang bicara di bagian atas"

Prompt pendek yang sering dipakai podcaster

  • "Buatkan video jadi potongan pendek yang berisi dan bermakna, wajah pembicara terlihat."
  • "Potong semua jeda hening, smart zoom, subtitle otomatis kata per kata."
  • "Hapus jeda yang tidak perlu dan omongan yang belibet."
  • "Tolong stabilkan videonya."
  • "Durasinya bisa ditambah supaya ceritanya selesai."

“Harus close up speaker, jangan ada yang miss. Kamera fokus pada speaker di semua detik.”

Permintaan asli ke Otto, Sedikit disunting

Kesalahan yang sering terjadi

  • Membuka dengan salam. "Halo semuanya, balik lagi" membuang 3 detik terpenting. Mulai di kalimat yang bikin berhenti scroll.
  • Kehilangan pembicara. Crop statis dari shot lebar memotong orang. Minta pelacakan pembicara atau tata letak bertumpuk.
  • Klip yang butuh konteks lima menit. Kalau momennya tidak bisa dipahami sendiri, lewati.
  • B-roll yang menenggelamkan obrolan. Podcast dijual lewat wajah dan suara. B-roll secukupnya saja.

FAQ

Berapa klip yang bisa dibuat dari satu episode?

Tergantung episodenya. Obrolan satu jam biasanya punya beberapa momen yang berdiri sendiri. Sebutkan angka, dan Otto memilih yang terkuat.

Apakah subtitle bisa dalam bahasa lain?

Bisa. Videotto punya pengguna di 190 negara. Subtitle bisa bahasa Indonesia, diterjemahkan ke bahasa Inggris, atau keduanya.

Bisa memperbaiki suara yang kurang jernih?

Bisa. Minta Otto membersihkan suara dari noise atau gema, terutama kalau podcast direkam di ruangan biasa.

Apakah saya bisa mengedit hasilnya sendiri?

Bisa. Semua klip ada di timeline Otto, jadi kamu bisa geser potongan, ganti teks atau minta revisi per bagian.

Apakah cocok untuk podcast kajian atau podcast religi?

Cocok. Minta klip yang berisi satu pesan utuh, subtitle yang rapi untuk istilah dan kutipan, dan backsound yang tenang atau tanpa musik sama sekali, sesuai kebiasaan audiensmu.

Coba di video kamu sendiri

Buat video berikutnya dengan Otto

Ceritakan ke Otto apa yang kamu mau dengan bahasa sehari-hari. Otto memotong, memberi teks, dan menganimasikan videonya untuk kamu.